Seorang teman pernah bercerita mengenai apa yang membuat orang sukses? Apakah kerja keras? Ato mungkin kepandaian? Ternyata sukses seseorang lebih ditentukan oleh sikap orang tersebut. Sebagian pembaca pasti pernah
mendengar tentang penjumlahan kata-kata jika A=1;B=2;C=3 dan seterusnya. Nah untuk mencapai angka 100 adalah kata “Attitude”. Memang untuk meraih sukses(baca:nilai yang baik) diperlukan kerja keras, kerajinan, pengatahuan dll. Semuanya itu adalah hal-hal yang baik. Tapi kesemuanya itu saling melengkapi. Apa gunanya kerja keras tanpa kejujuran? Atau kerajinan tanpa kejujuran? Saya berpendapat semuanya akan sia-sia aja, karena tidak ada satupun langsung dapat berbohong untuk hal yang besar tanpa dimulai dari hal yang kecil.
Beberapa waktu yang lalu, kita sering mendengar acara di televisi dari beberapa tokoh atau artis yang mengatakan mengalami sebuah pembunuhan karakter. Pemfitnahan terhadap mereka menjadikan mereka terganggu. Menurut saya apa yang terjadi terhadap sekolah dasar tersebut merupakan pembubuhan karakter yang tersembunyi. Yang efeknya tidak langsung kita rasakan, tapi setelah anak-anak tersebut menjadi dewasa dan menduduki tampuk pimpinan baik yang swasta maupun di pemerintah. Akankah kita membiarkan hal ini terjadi? memang banyak yang tidak setuju terhadap contekan masal ini, tapi kita tidak bisa menutup mata bahwa yang mendukung hal tersebut tidak sedikit. Di dunia yang makin merosot moralnya ini marilah kita bersama-sama untuk mengembalikan apa yang murni dari karakter setiap manusia. Telah banyak kontaminasi yang kita dapat selama ini, tanpa membina dari kecil bibit muda maka sebuah Indonesia jujur akan menjadi mimpi di siang bolong.

“A person starts to live when he can live outside himself” – Albert Einstein

Advertisements